Minggu, 07 Mei 2017

Bahaya di Balik Tren Kekinian Spa Bayi Menurut Para Ahli

Bahaya di Balik Tren Kekinian Spa Bayi Menurut Para Ahli Jika dilihat sekilas, bayi yang diberikan fasilitas baby spa atau spa bayi tampaknya begitu aman-aman saja mengambang di sekitar kolam renang, bak mandi atau sejenisnya untuk beberapa saat.
Namun para ahli kini memperingatkan orang tua terhadap spa bayi yang baru populer ini.
Banyak foto bayi terpampang di beberapa media sosial, seperti Instagram sedang berada di bak atau kolam mandi dilengkapi dengan perangkat pengapung di lehernya yang membuat kita “gemas”.
Namun, Birthlight, sebuah organisasi keluarga nirlaba, telah menimbang-nimbang bahaya dari perangkat pengapung yang diletakkan pada leher bayi. Mengapa?
Dalam sebuah laporan baru, Birthlight and the Swimming Teachers' Association (STA) mengungkapkan, perangkat cincin leher yang biasa dipakaikan ke bayi saat melakukan kelas spa khusus bayi ternyata dapat menimbulkan risiko terhadap fisik, neurologis, dan psikologisnya.
Untuk permulaan, spa bayi menjauhkan anak dari "kontak manusia." Meskipun orang tua dan petugas selalu berada di dekatnya untuk tujuan keselamatan, bayi tidak dapat menikmati pengalaman bergerak bebas di dalam air.
Dalam laporan tersebut, Francoise Freedman, pendiri Birthlight, mengatakan, "Ada potensi risiko yang terkait penggunaan perangkat leher yang sering yang mengklaim keamanan total dan kenyamanan bagi para bayi, tapi membatasi mereka dari kebebasan bergerak, yang kita tahu kini dapat menyebabkan implikasi jangka panjang."
Ia pun melanjutkan, "Ketika bayi menggantung vertikal dalam air dengan kepala yang didukung oleh struktur busa kaku, terutama bayi yang berusia di bawah lima bulan, kekhawatiran muncul karena adanya kompresi vertebra lembut dan halus dalam leher bayi, dan ketegangan di ligamen dan otot bayi.”
Pengembangan hasil gerakan dari kepala ke bawah dan kontrol kepala adalah yang pertama berdampak langsung di bulan-bulan awalnya, diikuti dengan menggulingkan tubuhnya.
Gerakan tubuh utama yang membantu bayi untuk mencapai tonggak pertama ini dibatasi oleh cincin leher. Ini sangat penting bagi orangtua untuk memahami semua risiko yang dihasilkan perangkat flotasi di leher anaknya sebelum menempatkan si buah hati ke dalam air pada usia muda.

Bila Ibu ingin anaknya sesekali mencoba spa bayi, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu untuk mendapatkan saran terbaik dan mencegah risiko berbahaya untuk si kecil nantinya.


 http://mygoresankecil.blogspot.co.id/2016/04/tugas-blog-kelas-aa.html

http://www.tribunnews.com/kesehatan/2017/04/22/bahaya-di-balik-tren-kekinian-spa-bayi-menurut-para-ahli

Ternyata Bayi Juga Bisa Stres, Ini Tanda-tandanya

Stres pada bayi mungkin saja terjadi. Penyebabnya bisa bermacam-macam dan menurut psikolog  Dra. Mayke S. Tedjasaputa, M.Si. tanda-tandanya bisa diketahui orangtua bila mereka peka dengan  perubahan tingkah laku bayinya.
"Jangan pula membayangkan kalau stres hanya akan dialami oleh bayi-bayi yang kedua orangtuanya bekerja. Bayi yang setiap hari ditunggui ibunya pun mungkin saja mengalami stres," jelas Mayke.
Bayi yang ditinggal orangtuanya bisa mengalami stres karena kehilangan rasa aman.
Bedanya, bayi-bayi yang selalu ditunggui dan diberi perlindungan berlebihan jadi gampang stres karena rentan terhadap perubahan.
"Karena di rumah ia merasa sangat aman, maka begitu berada di lingkungan baru ia lebih mudah stres," jelasnya.
Bayi-bayi seperti ini akan tumbuh menjadi anak yang pencemas, kurang pergaulan, kurang percaya diri dan sebagainya. Meski begitu, mengingat faktor usia, kondisi tersebut masih sangat mungkin diperbaiki. "Dengan dilatih menghadapi berbagai situasi, anak jadi tidak mudah stres."
Ternyata Bayi Juga Bisa Stres, Ini Tanda-tandanya
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi bayi baru lahir. Memang tidak gampang mengenali stres pada bayi, meski tetap bisa dilakukan.
"Dikatakan tidak gampang karena bayi masih berkomunikasi dengan cara menangis. Bisa saja orang tua menganggap wajar tangisan anaknya, padahal sebenarnya bayi tersebut sedang stres," papar Staf Pengajar di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia ini. Untuk memberi petunjuk pada orangtua, Mayke lantas menjelaskan beberapa tanda-tanda bayi stres;
Lebih rewel
Bayi menangis memang wajar. Tapi coba perhatikan frekuensi dan intensitas tangisannya. Kalau biasanya selama tidur ia tidak menangis kecuali ngompol atau haus, kini tiap malam jadi rewel. Bila dirasa tidak ada sesuatu yang secara "kasat mata" mengganggunya, bisa jadi ini merupakan tanda si kecil mengalami stres.
Tidur gelisah
Tanda yang paling mudah dikenali adalah tidurnya terlihat gelisah. Selain gelisah, bisa jadi ia tiba-tiba terbangun dan menangis tapi bukan karena popoknya basah atau waktunya minum susu.
Berat badan turun
Tanda lainnya yang harus diwaspadai adalah berat badannya yang menyusut.
Tidak ceria lagi
Coba perhatikan bagaimana responsnya saat diajak bermain. Bayi-bayi yang mengalami stres, ketika diajak bermain terlihat lebih "dingin" alias tidak seceria biasanya.
Lebih pendiam
Begitu pula bila diajak berkomunikasi. Bayi terlihat lebih pendiam dan tidak memberikan tanggapan seperti hari-hari sebelumnya.
Tidak mau lepas
Waspadai juga kalau si kecil jadi tidak mau ditinggal. Yang sudah-sudah, tak masalah kalau ibunya "menghilang" sebentar, tapi kini tidak lagi. Maunya orangtuanya selalu ada di sisinya.

 http://mygoresankecil.blogspot.co.id/2016/04/tugas-blog-kelas-aa.html

http://www.tribunnews.com/kesehatan/2017/04/26/ternyata-bayi-juga-bisa-stres-ini-tanda-tandanya

Jangan Sering Konsumsi Mi Instan Terlalu Pedas, Ini Alasannya


Jangan Sering Konsumsi Mi Instan Terlalu Pedas, Ini AlasannyaMenikmati mi instan dengan sensasi rasa super pedas menjadi populer di Indonesia karena banyak orang yang penasaran dengan rasanya.
Apalagi mayoritas orang Indonesia memang menyukai rasa pedas.
Jika Anda termasuk orang yang ingin mencoba mi instan super pedas, ketahui dulu apa dampaknya bagi kesehatan lambung.
Menurut dokter spesialis gizi klinik Stella Evangeline Bela, orang yang sudah memiliki penyakit maag sebaiknya tidak mengonsumsi makanan terlalu pedas.
"Hati-hati dengan pedasnya karena bisa mengiritasi lambung. Ini karena lambung kita sudah asam, lalu ditambah lagi dengan zat-zat yang mengiritasi," ujar dokter yang berpraktik di RS Mitra Keluarga Bekasi Timur ini.
Gangguan pencernaan atau dispepsia tukak menyebabkan lambung mudah terangsang.
Makanan dan minuman yang bisa memicu asam lambung antara lain yang mengandung kadar asam tinggi, kafein, atau makanan pedas.
Stella menjelaskan, makanan terlalu pedas seperti mi instan tersebut sebaiknya dihindari.
"Apalagi kita tidak tahu apa campuran di dalam mi pedas tersebut. Berbeda dengan cabai yang pedasnya alami sehingga ada batasnya," paparnya.
Orang yang menderita gangguan lambung disarankan untuk mengonsumsi makanan dalam porsi kecil tapi sering. "Pilih makanan yang lembut-lembut," ujarnya.
Bagi mereka yang tidak memiliki sakit maag, konsumsi mie super pedas itu seringkali menimbulkan rasa panas di perut yang tidak nyaman.
Penulis: Lusia Kus Anna

Tags
http://www.tribunnews.com/kesehatan/2017/05/06/jangan-sering-konsumsi-mi-instan-terlalu-pedas-ini-alasannya
 http://mygoresankecil.blogspot.co.id/2016/04/tugas-blog-kelas-aa.html

Akupuntur

Teknik pengobatan tradisional yang berasal dari cina ini terbukti secara ilmiah dapat mengurangi rasa nyeri saat persalinan. Akupuntur digunakan dengan 4 tujuan dalam persalinan yaitu: induksi persalinan, mengurangi mual dan muntah, mengontrol nyeri, mengubah letak presentasi bokong,. Pertama yang ditusuk adalah titik "qi" sebagai titik pembuka energi, kemudian dapat diikuti dengan pemutaran, pemanasaan atau rangsangan elektrik dengan jarum dititik tertentu umumnya didaerah punggung dan kaki. Efek akupuntur ini adalah anestesi, relaksasi otot, dan mengurangi kecemasan dan kelelahan ibu.



Nifas dan hukum-hukumnya dalam islam

nifas adalah keluarnya darah dari rahim disebabkan kelahiran,baik dengan kelahiran itu, sesudahnya atau sebelumnya disertai dengan rasa sakit.
syaikhul-islam ibnu mengatakan "Darah yang dikeluarkan wanita setelah lahir adalah disebut nifas". Atas dasar ini, jika darah nifas melebihi 40 hari padahal menurut kebiasaannya sudah berhenti setelah masa itu atau tampak tanda-tanda akan berhenti dalam waktu dekat, hendaklah menunggu sampai berhenti.
Hukum-Hukum Nifas
   A. Idah, Ila, Balig, Darah haid

Proses penurunan kepala punggung kiri pada persalinan normal

Punggung kiri dimulai dari suptura sagitalis melintang terhadap PAP UUK dipukul 3 setelah penurunan kepala dilanjut putar paksi dalam dimulai dari UUK menuju jam 12 sebesar 90 derajat pada saat UUK sampai dijam 12 kepala sudah sampai di hodge 3+ setinggi spina isiadika kemudian sambil turun defleksi maksimal.

Konsep dasar masa nifas

  • Penertian masa nifas
Masa nifas (puerperium) dimulai beberapa jam setelah lahirnya plasenta sampai 6 minggu atau 40 hari setelah melahirkan (pusdiknakes, 2003:003).
  • Tahapan masa nifas
  1. Puerperium dini
Suatu masa kepulihan dimana ibu diperbolehkan untuk berdiri dan berjalan-jalan.

2.